di lubuk hatiku terdalam
ini yang ku pilih penuh keyakinan
namun kaadang bimbang menyerang
sanggupkah melangkah ku terus berjalan
saat badai menderaku
hinggah rapuh dan goyah
tiada daya untuk bertahan
hanya Engkau tempat berpegang
berkatilah setiap semangat jiwa
untuk selalu berjuang di jalan Mu
terjagalah hati yang kadang redup
tertiup angin di duniawi
gemerlap kilauan harta
takhta dan cinta manusia
yang menyesatkan
selamanya
saat hujan basahiku
penuh lumpur dan noda
dalam derai air mata
dengarlah permohonan ku
ini yang ku pilih penuh keyakinan
namun kaadang bimbang menyerang
sanggupkah melangkah ku terus berjalan
saat badai menderaku
hinggah rapuh dan goyah
tiada daya untuk bertahan
hanya Engkau tempat berpegang
berkatilah setiap semangat jiwa
untuk selalu berjuang di jalan Mu
terjagalah hati yang kadang redup
tertiup angin di duniawi
gemerlap kilauan harta
takhta dan cinta manusia
yang menyesatkan
selamanya
saat hujan basahiku
penuh lumpur dan noda
dalam derai air mata
dengarlah permohonan ku



kerana kita manusia,
ReplyDeletekita tidak boleh lari dari fitrah,
rasa itu Allah yg bagi,
untuk mengajar dan mendidik,
hati kita.